Pernikahan unik anak dari andreas parapaga dan lawrence tan yg menyatukan perbedaan budaya dan adat istiadat

0
56

TEMPO, Jakarta – Walaupun berbeda tetapi bukan lagi dua melainkan menjadi satu jua sangat tepat untuk Kedua Pasangan yang bertunangan pada hari ini yaitu CAHYADITYA RIKIADIBYO adalah Putra kedua dari pasangan Arsiadi dan Diardati yang mana berasal dari Jawa serta beragama muslim, LEONI CICILIA adalah Putri pertama dari Pasangan Andreas Parapaga dan Djie Lawrance yang mana Andreas Parapaga berasal dari Meraoke Propinsi Papua sementara Djie Lawrance berasal dari Palembang Sumsel yang beragama Khatolik.

Acara Pertunangan ini diselenggarakan di Jl. Lingkar, Luar Barat, RT/RW.3, Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ( TALAGA SAMPIREUN ) pada Hari Minggu, 01 Desember 2019 pukul 15.00 WIB.

Turut hadir Lauren Tan mengatakan, “Pertunangan ini dianggap sebagai Ke-Indonesiaan mini yang sebenarnya dimana bhineka tunggal ika sebagai semboyan nusantra dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan adat istiadat.
Pertunangan Kedua anak tercinta telah mempersatukan budaya yg berbeda-beda
Seperti papinya leoni adalah seorang anak dari Merauke di Papua yang berdarah sanger talaud dan kei, dan ibunya keturunan tionghoa berasal dari palembang, sedangkan adit berdarah jawa,  inilah Kebhinekaan Indonesia tercermin pada pertunangan kedua pasangan ini. ” ujar Lauren Tan.

Sebagai Orangtua dari Leoni Cicilia dan juga Sebagai aktifis papua dan ketua Umum Jong Papua Indonesia (JOP99) serta pendiri organisasi Timur Indonesia
Bersatu ini yang juga team DPP pasukan adat nusantara indonesia ini mengatakan bahwa, “Kedua anak ini telah mengajarkan kepada kita semua bahwa Perbedaan itu indah. ” terangnya.

Puncaknya Lauren Tan mengatakan, “Semoga pernikahan ini memberikan contoh yang baik bagi pasangan yang memiliki perbedaan keyakinan yang akan menikah serta saling menghormati. “pungkas Lauren Tan.

Andreas Parapaga yang beliau juga sebagai Ketua Umum Jong Papua Indonesia ( JOP99 ) dan Timur Indonesia Bersatu ( TIB ) yang juga dari team 9 DPP PANI sangat mengharapkan seluruh masyarakat kiranya memberikan doa agar anak mereka kelak akan menjadi pasangan yang bahagia.

“Mari kita semua satukan hati, satukan gerakan demi terwujudnya Indonesia Maju Indonesia Yang BerBhineka Tunggal Ika. Mari bersama – sama kita selalu menjaga Toleransi antar umat beragama.” pungkas Andreas Parapaga. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here