Pembukaan Rakernas PAN Dengan Kata Sambutan Digelar Di Hotel Millenium

0
24
Spread the love

TEMPOJakarta, 07 Desember 2019,

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menyinggung soal kekayaan alam Papua, dalam sambutannya pada pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) PAN di Hotel Milenium.

Hal tersebut dia sampaikan untuk mengomentari tarian dari Papua yang ditampilkan dalam pembukaan Rakernas tersebut.

“Tidak kebetulan kita tampilkan tarian Papua yang jelas dinamis, menantang, dan karena itu saudara-saudaraku, ini saya senang, karena di pertarungan global kita tersudutkan,” ucap Amien dalam sambutannya, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Mengapa? Karena ada semacam perlakuan kepada bangsa Papua yang memiliki sumber alam yang luar biasa itu tetapi yang menikmati bukan orang Papua,” sambung dia.

Amien kemudian menyinggung tentang keberadaan PT Freeport yang menambang emas di Papua.

Menurut dia, hasil dari penambangan di Pulau Cenderawasih tidak dinikmati oleh orang Papua, bahkan rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, dia mengapresiasi dibukanya Rakernas PAN dengan tarian Papua, untuk merefleksikan bahwa Indonesia memiliki berbagai suku, etnik dan agama yang beragam.

“Karena kita bangsa Bhinneka Tunggal Ika, kita majemuk, dan kita telah membuktikan kita dapat dua wakil DPR RI dari Papua,” ujar dia.

Lebih lanjut dalam sambutannya, Amien mengatakan bahwa sepanjang sejarah partai berlambang matahari itu, tokoh-tokoh yang ditunjuk sebagai ketua umum merupakan orang dengan akhlak yang baik.

Oleh karena itu, dalam kongres nasional PAN yang akan digelar awal 2020 mendatang akan dibicarakan mengenai masa depan PAN melalui proses pemilihan ketua umum periode 2020-2025.

Dia meyakini bahwa kader-kader PAN saat ini diisi oleh orang-orang yang kuat dan memiliki kecintaan sejati terhadap partai. Dia pun berpesan kepada para kader agar tidak ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan tertentu yang dapat melemahkan partai.

“Kader PAN Insya Allah yang lebih kuat yang sejati itu. Tapi kalau hanya akan ditunggangi sesaat, itu yang saya akan mengambil perhitungan. Apa perhitungan itu? Tentu tunggu tanggal mainnya,” ujar Amien.

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Partai Amanat Nasional (PAN) sempat ricuh lantaran berebut microphone.

Hal itu berawal dari upaya klarifikasi yang disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Saleh Partaonan Daulay dalam Jumpa Pers di Hotel Millenium, Jakarta  Sabtu (7/12).

Hal itu berawal dari upaya klarifikasi yang disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Saleh Partaonan Daulay dalam Jumpa Pers di Hotel Millenium, Jakarta  Dabtu (7/12).

“Mic-nya ada 4, yang mau ngomong ada 20 lebih, itu biasa, dinamika forum,” ujar Saleh.

Insiden ini awalnya dipicu dari teriakan antar anggota di dalam ruang rapat di Hotel Millenium, Jakarta sekitar pukul 14.20 WIB hari ini.

Namun anehnya, para petinggi seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Sekjen PAN Eddy Soeparno, langsung keluar dari ruangan dan dievakuasi ke ruangan VVIP.

Rapat yang tadinya tertutup bagi wartawan, akhirnya bisa dimasuki dan bisa disaksikan langsung terkait kericuhan yang terjadi.

Sejumlah kader nampak saling berteriak, dan membuat beberapa tokoh seperti Yandri Susanto, Saleh Daulay, dan Soni Sumarsono menenangkan suasana dari atas podium.

Selang beberapa menit, Amien, Zulhas, dan Eddy kembali ke ruangan rapat untuk menenangkan peserta rapat dengan mengucapkan istighfar.

“Tenang, tenang. Istighfar tiga kali semuanya,” kata Amien seraya dipatuhi oleh seluruh peserta Rakernas.

Zulhas pun ikut memberikan komando. Ia meminta pihak yang tidak berkepentingan, termasuk wartawan keluar ruang rapat.

“Selain peserta suruh keluar. Yang tidak berkepentingan silakan keluar ruangan,” tambah Zulhas.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here