Terkait Deklarasi KITA, Berikut Penjelasan Dr.Advokat Vetty Pratiwi

0
31
Spread the love

(Ket.Foto: Tampak Vetty pratiwi, SH,MH selaku ketua umum KPRI-1 yang juga sekaligus sebagai deklarator yang mensponsori KITA saat penandatanganan bersama di Gedung Juang45, Jakarta pusat, Istimewa)

TEMPO| Jakarta- Koalisi Indonesia Tetap Ada/KITA yang sudah resmi di deklarasikan pada hari jumat,11/09/2020 di gedung juang45 menjadi sorotan publik, pasalnya dari berbagai pencanangan yang sudah di programkan oleh KITA sejatinya, pihaknya akan tetap untuk selalu mengawal program dan kebijakan pemerintah dan akan tetap berdiri di garda terdepan.

Hal ini juga merupakan penjelasan yang disampaikan oleh Dr.Advokat Vetty pratiwi, SH,MH selaku ketua umum KPRI-1(Komunitas Pendukung RI-1) yang juga sekaligus sebagai deklarator yang mensponsori KITA.

“Bahwa KITA(Koalisi Indonesia Tetap Ada) yang berasal dari berbagai Organisasi Sosial Kemasyarakat, lintas Profesi, Agama, Suku, Ras dan Golongan ini sepakat untuk berkumpul dan bertekad menggebrakan semangat pergerakan moral (KITA), dengan slogan bahwa, KITA INDONESIA dan KITA PANCASILA,” ujar Vetty pratiwi menjelaskan usai deklarasi KITA berlangsung di gedung juang45, Jakpus, Jumat(11/09).

Lanjutnya lagi menjelaskan bahwa Bahwa, Kita Indonesia akan menjunjung tinggi Pancasila sebagai Dasar Negara serta Undang-undang Dasar 1945

“Oleh karenanya, KITA Indonesia dengan ini mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga pancasila dan undang-undang dasar 1945 dari upaya pihak-pihak tertentu untuk menggantikan pancasila sebagai dasar negara dengan paham idiologi Transnasional, yaitu “seperti” Negara Khilafah,” ungkap wanita berparas cantik ini dengan tegas.

Dan untuk mengamankan Pancasila maka salah satu komitmen KITA adalah mengamankan pemimpin nasional dibawa Kepemimpinan presiden Jokowi dan Prof Kyai Ma’hruf Amin selaku wakil presiden Republik Indonesia hingga masa akhir tugasnya, Periode 2019 – 2024,” ujar Dr.Advokat Vetty Pratiwi menjelaskan.

“Yang pastinya, apabila ada pihak-pihak yang merongrong PancasiIa dan Undang-Undang Dasar 1945 serta mengacau Keamanan Negara, maka KITA dengan tegas meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk memproses pelakunya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tandas sang deklator yang juga sponsor KITA ini menjelaskan.(tonga)