• Sab. Des 9th, 2023

tempojakarta

www.tempojakarta.com

Relawan Jokowi Minta PLN Bekerja Profesional Dalam Hal Melayani Masyarakat

Byadmin

Mei 22, 2022

JAKARTA (tempojakarta.com) Musibah kebakaran yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia akibat konsleting listrik mengakibat kan kerugian materil dan moril ditengah masyarakat.seperti kebakaran di pasar Gembrong,ada juga masyarakat yang meninggal dunia kesetrum listrik saat mengkumandangkan Adzan di Purbalingga.(18/05/2022) dan banyak lagi didaerah daerah lainnya

Albert Soekanta,Kader Senior PDI Perjuangan,yg juga ketua Umum Relawan Padamu Negeri (relawan Jokowi 2 periode) meminta kepada PLN sebagai owner/penyedia listrik dapat bekerja profesional dan hendaknya dapat menyisihkan dana Bantuan sosial untuk membantu korban korban kebakaran atau kena musibah akibat korsleting listrik.(22/05/2022)

Disisi lain hendaknya PLN juga dapat menyediakan tenaga ahli profesional untuk memeriksa jaringan didalam rumah,kantor dan lain sebagainya yg usia kabelnya udah diatas 15 THN hendaknya disarankan agar mengganti kabelnya
Kabel rusak dan lapuk dapat memicu terjadinya korslet dan kebakaran
Hendaknya PLN memiliki tenaga ahli untuk itu
Minimal PLN memberikan himbauan tertulis agar setiap 15 THN sekali kabel instalasi kantor,rumah dll hendaknya diganti

Terjadinya kebakaran dan korsleting adalah musibah bagi masyarakat yg memakan korban jiwa dan harta..

Kita relawan Jokowi meminta PLN segera membuat kebijakan dan membantu korban kebakaran akibat korsleting listrik.
Dengan begitu PLN telah turut membantu pemerintah pusat dalam hal pelayanan dan penyedia listrik dengan mencegah dan memberikan santunan kepada masyarakat kecil

Disisi lain kita juga melihat masih banyak desa desa di Indonesia yg belum masuk listrik (lisdes)
Contohnya di Sumatera Utara masih puluhan desa lagi yg belum menikmati jaringan listrik.
Percepatan listrik masuk desa juga perlu perhatian serius dari PLN diseluruh Indonesia

Semoga PLN dapat menjadi BUMN yg baik bagi kepentingan Negara dan Rakyat Indonesia ucap Albert Soekanta.

(Bbg)