• Sel. Feb 27th, 2024

tempojakarta

www.tempojakarta.com

Demo di KPK : Mahasiswa Riau Jakarta Minta KPK Tangkap Mantan Gubernur Riau, Andi Rahman

Byadmin

Nov 10, 2023

Jakarta (tempojakarta.com-) Koalisi Mahasiswa Riau Jakarta menggelar Aksi Demonstrasi di degung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Jl. Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, pada Kamis 09/11/2023.

Mereka melakukan Aksi Demonstrasi lantaran ada dugaan kasus korupsi yang terjadi pada pembangunan proyek Flyover SKA Pekanbaru, Riau.

“Kami melakukan Aksi karena ada dugaan korupsi proyek Flyover SKA Pekanbaru. Kami meminta KPK untuk segera mengusut tuntas”, kata Fihrin koordinator aksi pada Kamis,09/11/23.

Seperti yang diketahui proyek Flyover SKA itu ditargetkan selesai pada 285 hari, dimulai tanggal 12 Maret 2018 namun ada penambahan waktu 60 hari kalender. Proyek itu selesai pada 19 Februari 2019 untuk nilai kontraknya sebesar Rp. 159.255.854.000 dari sumber dana APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2018.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama tim ahli kontruksi dan dikawal oleh kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap fisik flyover atau jembatan layang Mal SKA Pekanbaru di simpang Jalan Sukarno Hatta-Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, Riau.

Jembatan layang itu memiliki panjang 700 meter dengan bentang utama 82,5 meter, oprit 308,75 meter, lebar jembatan layang 18 meter. Sedangkan jenis konstruksi U Girder dan bentang utama mortar busa (Oprit).

Dalam keterangannya mahasiswa Riau tersebut mengatakan bahwa Komisi Pemberantaran Korupsi (KPK) jangan berhenti untuk membongkar adanya dugaan korupsi.(10/11/23).

“Kami mendukung langkah KPK RI untuk membongkar siapa saja yang terlibat dugaan korupsi proyek Flyover SKA Pekanbaru”, kata Fihrin koordinator aksi

Selain itu ia mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI juga harus memanggil dan menangkap Mantan Gubernur Riau (ArsyadJuliandi Rachman) diduga ikut terlibat dan menjadi saksi kunci.

“Kami meminta KPK RI memanggil dan memeriksa Mantan Gubernur Riau, Bapak Andi Rahman”,

Dalam orasinya massa aksi akan terus melakukan Demonstrasi sampai KPK memanggil mantan Gubernur Riau tersebut.